Tampilkan postingan dengan label Menkominfo (Tifatul Sembiring). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Menkominfo (Tifatul Sembiring). Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 April 2010

Tifatul Minta Media Tidak Ulang-ulang Tayangan Bentrok Priok


Foto: Andi / detikcom

Jakarta - Pemerintah meminta semua pihak membantu membuat suasana kondusif pasca bentrok di makam Mbah Priok. Media massa diminta tidak mengulang-ulang tayangan dan pemberitaan bentrok Priok.

"Media massa sebagai corong berita juga diimbau untuk tidak menayangkan konten sadis terus-menerus, karena akan menimbulkan provokasi. Walau gambar sudah diburamkan, tapi kesan kesadisannya sangat kuat," kata Menkominfo Tifatul Sembiring dalam pesan singkat kepada detikcom, Kamis (15/4/2010).

Bentrok Priok mengakibatkan tewasnya 3 Satpol PP. Sementara puluhan Satpol PP, polisi dan warga setempat luka-luka.

Tifatul berharap agar Pemda dan warga bisa sama-sama menenangkan diri. Semua pihak diminta agar tidak terprovokasi. Terkait dengan bentrok di Priok, Tifatul juga mengajak tokoh masyarakat untuk ikut aktif menenangkan masyarakat.


"Semua pihak diimbau tidak melakukan provokasi. Tidak ada yang diuntungkan, sesama kita saling bunuh," paparnya.

Politisi PKS ini pun menyampaikan duka citanya. "Saya mengucapkan duka cita atas jatuhnya korban dan peristiwa ini. Semua pihak harus menjadikan hal ini sebagai pelajaran berharga, agar tidak terulang di masa yang akan datang," pungkas Tifatul.

Sumber : http://www.detiknews.com/read/2010/04/15/125324/1338892/10/tifatul-minta-media-tidak-ulang-ulang-tayangan-bentrok-priok



Tifatul: PKS Bukan Organisasi Malaikat

Tifatul Sembiring (Antara/ Widodo S Jusuf)
VIVAnews - Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring menilai kasus politisi PKS M Misbakhun manusiawi. Terjadinya kasus ini merupakan ujian Partai yang harus dihadapi.

"Ini semua manusiawsi, (PKS) bukan organisasi malaikat," kata Menteri Komunikasi dan Informatika itu di Kemayoran, Jakarta, Kamis 15 April 2010.

Menurutnya status Misbakhun baru tersangka. Sementara yang tertuduh dan disidangkan berkali-kali biasa saja. Ketika ditanya Misbakhun merupakan anggota DPR yang pertama menjadi tersangka, dia mengatakan, "kan ini bukan malaikat."

Masalah itu, lanjut dia, terjadi di sepanjang zaman. Yang penting jika terdapat kesalahan ada yang mengkoreksi. Namun PKS tak akan melakukan evaluasi besar-besaran terhadap kasus ini. "Nggak besar-besaranlah, satu orang ini," ujarnya.


Namun Tifatul menilai proses yang terjadi pada Misbakhun lebih ke masalah hukum, bukan politis. PKS menyerahkan kasus ini pada masalah hukum.

Partai akan mengambil langkah tegas jika terbukti Misbakhun bersalah. "Karena kami punya mekanisme, kan bisa terjadi kesalahan di kadernya. Bisa terjadi kesalahan dari 1,55 juta kader, tapi kita kan punya mekanisme reward and punishment," ujarnya.

Menurutnya hal ini tak mencoreng PKS sebagai partai bersih. Menurutya partai bersih adalah berupaya bersih. "Kan tidak ada ayatnya Allah mencintai orang yang bersih tapi yang ada adalah Allah mencintai orang yang membersihkan diri," ujarnya.

Misbakhun menjadi tersangka atas dugaan pemalsuan dokumen pendukung letter of credit (L/C) PT Selalang Prima International. Dirut PT SPI Franky Ongko bahkan sudah ditahan Mabes Polri.


Sumber : http://politik.vivanews.com/news/read/144227-tifatul__pks_bukan_organisasi_malaikat

Jumat, 13 November 2009

Menkominfo: Facebooker Tak Bisa Dibendung

"Di masa reformasi ini seseorang bebas mengemukakan pendapatnya," kata Menkominfo.

Indra Darmawan
Aksi Anti Korupsi di Bundaran HI : Facebook (ANTARA/Puspa Perwitasari)
VIVAnews - Maraknya aksi dukung mendukung yang dilakukan melalui situs jejaring sosial Facebook, menurut Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring tak dapat dicegah.


Pemerintah pun, menurut dia, tak akan menerapkan strategi khusus untuk menghadapi maraknya aksi ini. "Di masa reformasi ini seseorang bebas mengemukakan pendapatnya dan saya sendiri juga seorang blogger," jelas Menkominfo Tifatul Sembiring di Nusa Dua, Bali, Kamis, 12 November 2009.

Berbeda dengan Menkominfo, sebelumnya Kapolri justru meminta agar Polri menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi derasnya arus informasi yang berkembang di Facebook.

"kita tahu ada kemajuan teknologi, ada Facebook, ada pendapat dari tokoh masyarakat. Masyarakat bebas menyampaikan pendapat. Polri harus menyiapkan strategi ke depan seperti misalnya sekarang kita sedang ditempa dalam kasus Bibit," ujar Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri.

Dalam dua pekan belakangan, masyarakat memang diramaikan dengan isu politis pertikaian antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi. Isu panas itu juga menyebar ke jejaring sosial Facebook, terutama sejak hadirnya grup "Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung Chandra Hamzah & Bibit Samad Riyanto", sejak Kamis 29 Oktober 2009.


Hingga kini grup tersebut mampu menghimpun lebih dari 1 juta dukungan pengguna Facebook. Akibatnya sejak itu bermunculan grup-grup yang pro maupun kontra, dengan menggunakan titel "Gerakan 1.000.000 Facebookers..", "Gerakan Sejuta Facebookers...", atau grup-grup menggunakan istilah mafia peradilan.

Namun demikian, bekas Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengimbau bahwa bagaimanapun komunikasi dilakukan, baik langsung maupun menggunakan fasilitas elektronik, selayaknya harus bisa dipertanggungjawabkan.

"Kita tentunya menghargai pendapatnya mereka (Facebooker) tapi kita juga mengimbau supaya pandangan itu disampaikan secara bertanggung jawab, yang berdasarkan data dan informasi yang benar bukan dari rumor," kata dia.

Menurut Tifatul, penegakan hukum dan pemberantasan korupsi merupakan agenda utama pemerintahan SBY, termasuk membersihkan mafia peradilan seperti para makelar kasus. "Presiden juga telah membentuk tim, dan saya rasa semua setuju tentang hal itu."

Mengenai kisruh antara KPK dan institusi Polri yang tengah menghadapi masalah hukum, Tifatul mempersilakan semuanya diselesaikan secara hukum. "Sesuai dengan fakta yang ada," ujar Tifatul.

Sumber : http://teknologi.vivanews.com/news/read/105137-menkominfo__facebooker_tak_bisa_dibendung


Rabu, 28 Oktober 2009

Tifatul: Tak Rangkap Jabatan Lebih Baik

Mevi Linawati
Tifatul Sembiring
(inilah.com /Dokumen)


INILAH.COM, Jakarta - Jabatan Tifatul Sembiring sebagai Presiden PKS sudah digantikan. Alasan PKS mentradisikan untuk tidak rangkap jabatan, agar kinerja kader-kadernya dalam menjalankan amanah rakyat lebih fokus.


"Kalau PKS demikian, kalau partai lain kita hormati. Kalau mengundurkan diri lebih baik," ujar Tifatul usai acara serah terima jabatan di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta, Selasa (27/10).


Menurut Menkominfo ini, keinginan Presiden yang meminta loyalitas menteri, karena tidak boleh ada pikiran yang bercabang-cabang, dan loyalitas lebih teratur dan konsentrasi.

"Apa yang kita lakukan adalah menyambut seruan presiden untuk tidak rangkap jabatan. Karena pekerjaan ke depan itu berat. Dunia internasional kan sedang mengawasi," imbuhnya. [mvi/bar]

Sumber : http://www.inilah.com/berita/politik/2009/10/27/173323/tifatul-tak-rangkap-jabatan-lebih-baik/


Tifatul: Gaji Menteri Naik Baru Wacana

Mevi Linawati
Tifatul Sembiring
(inilah.com /Agus Priatna)


INILAH.COM, Jakarta - Wacana kenaikan gaji menteri masih hangat dibicarakan. Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring menyatakan peningkatan gaji menteri masih dalam kajian.


"Itu kan masih dikaji, masih wacana belum ada keputusan," ujar Tifatul di Kantor DPP PKS, Jakarta, Selasa (27/10).


Menurut Tifatul, dengan wacana gaji menteri yang sekarang berkembang tidak ada hubungannya dengan masalah mendukung atau tidak mendukung persoalan ini. "Saya saja belum pake baju baru, mobil baru," kata dia.


Tifatul mengakui karena belum pernah menerima gaji, dirinya belum tahu gajinya berapa. Yang jelas, lanjut mantan Presiden PKS ini, dirinya tidak setuju kalau ada pejabat yang bermewah-mewah di atas kesusahan rakyat.


"Di DPR saja saya belum terima gaji. Karena saya sudah pindah di kementrian. Ini baru wacana di kalangan di legislatif dan eksekutif untuk menaikkan gaji. Kita lihat saja nanti jumlahnya belum tahu. Kalau nggak pantes saya nggak setuju," ujarnya. [mvi/bar]

Sumber : http://www.inilah.com/berita/politik/2009/10/27/173276/tifatul-gaji-menteri-naik-baru-wacana/


Tifatul: Gaji Naik Masih Dikaji

Mevi Linawati
Tifatul Sembiring
[inilah.com /Agus Priatna]


INILAH.COM, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring membenarkan ada rencana kenaikan gaji menteri. Tetapi sejauh ini, ide itu masih belum diputuskan.


"Itu kan masih dikaji, masih wacana belum ada keputusan," ujar Tifatul di Kantor DPP PKS, Jakarta, Selasa (27/10).


Menurut Tifatul, dengan wacana gaji menteri yang sekarang berkembang tidak ada hubungannya dengan masalah mendukung atau tidak mendukung persoalan ini. "Saya saja belum pake baju baru, mobil baru," kata dia.


Tifatul mengakui karena belum pernah menerima gaji, dirinya belum tahu gajinya berapa. Yang jelas, lanjut mantan Presiden PKS ini, dirinya tidak setuju kalau ada pejabat yang bermewah-mewah di atas kesusahan rakyat.

"Di DPR saja saya belum terima gaji. Karena saya sudah pindah di kementrian. Ini baru wacana di kalangan di legislatif dan eksekutif untuk menaikkan gaji. Kita lihat saja nanti jumlahnya belum tahu. Kalau nggak pantes saya nggak setuju," ujarnya. [mvi/bar]

Sumber : http://parlemen.inilah.com/berita/2009/10/27/173325/tifatul-gaji-naik-masih-dikaji/


Jika Kenaikan Tak Pantas, Tifatul Siap Tolak

“Yang jelas sekarang ini, saya belum pakai baju baru, juga mobil Mercy baru.”

Siswanto, Suryanta Bakti Susila
Presiden PKS Tifatul Sembiring diwawancara di kantornya (VIVAnews/ Suryanta Bakti Susila)
VIVAnews – Menteri Negara Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, Selasa 27 Oktober 2009, mengatakan belum dapat menyikapi rencana kenaikan gaji menteri karena pemerintah masih mengkajinya.

“Yang jelas sekarang ini, saya belum pakai baju baru, juga mobil Mercy baru,” katanya di kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera, Menara Dakwah, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Ditanya apakah gaji menteri sekarang ini sudah tidak mencukupi lagi sehingga mengganggu kinerja, Tifatul mengatakan belum dapat menjelaskannya.

“Saya belum pernah terima gaji, dan belum tahu berapa gajinya,” kata dia.

Ketika ditanya hal yang sama dalam kapasitas sebagai pemimpin PKS, Tifatul mengatakan rencana kenaikan gaji menteri harus dikaji pemerintah dengan baik.

“Nanti kami lihat saja jumlahnya. Kalau tidak pantas ya tidak setuju,” kata dia.

Tifatul mengatakan tidak setuju jika para pejabat pemerintah terlalu hidup bermewah-mewah dengan fasilitas negara. Sementara masih banyak masyarakat Indonesia yang hidup kekurangan secara ekonomi.

Setelah rencana kenaikan gaji bergulir ke publik, timbul pro kontra. PDIP secara tegas menolaknya. Sedangkan PKB mendukung, asalkan pemerintah tetap mempertimbangkan asas kepatutan dan kelayakan.

Sumber : http://politik.vivanews.com/news/read/100305-jika_kenaikan_tak_pantas__tifatul_siap_tolak


Tifatul Gunakan Twitter untuk Himpun Masukan

Karena cukup aktif di Twitter, nama Menkominfo dipelesetkan menjadi Tweefatul Sembiring.

Indra Darmawan
(Antara/ Widodo S Jusuf)
VIVAnews - Menkominfo baru Tifatul Sembiring agaknya bakal memberdayakan situs mikroblog Twitter untuk mensosialisasikan sekaligus menjaring masukan-masukan untuk mendukung program kerjanya.

Terhitung semenjak memposting tweet (status twitter) pertamanya pada 21 Oktober lalu (baru enam hari), Tifatul sudah menggaet hampir 14 ribu pengikut (follower). Dari sekitar 30 tweet yang telah ditulis, Tifatul sudah beberapa kali meminta masukan kepada orang-orang melalui jejaring sosial itu.

"selamat pagi. bunga merekah bunga cempaka, hidup indah tanpa prasangka. terima ksh kritik & masukan yg berharga. msh trs explor twitter :) ," ujar Tifatul pada tweet yang dibuatnya Senin 26 Oktober 2009 pagi.

Salah satu tweet terakhir Tifatul untuk menjaring masukan dari para pengikutnya adalah saat ia meminta masukan tentang model negara mana yang menerapkan open source, yang cocok untuk Indonesia. "jika staff ahli saya slrh followers :) kira2 negara mana yg diusulkan jd benchmark opensource dan mengapa?" kata Tifatul.

Pertanyaan tersebut langsung beroleh balasan masukan dari banyak tweeps (warga twitter). Antara lain salah satu tokoh open source Harry Sufehmi yang menyarankan Indonesia untuk berkiblat pada Brazil, Jerman, Peru, China, dan Jepang, beserta link cerita sukses yang melatarinya.

Namun tak semua pengikut Pak Menteri yang mengerti konteks dari pertanyaannya. "benchmark opensource apaan si pak? maklum masih imut" saya, kaga ngarti," kata tazkiashafira.

Laman Tifatul Sembiring di Twitter

Setidaknya, kehadiran Tifatul di Twitter cukup menarik perhatian. Apalagi banyak tweet dari Tifatul yang disertai dengan pantun. "terima kasih buat teman yg sdh follow saya, kehormatan buat saya sbg newbie. pohon rimbun di jatijajar, harap maklum baru belajar. :) ," ujar Tifatul dalam satu tweetnya.

Tak hanya itu, disertai pantun, Tifatul juga menjadi orang pertama memberi selamat kepada blogger di Hari Nasional Blogger yang jatuh pada tanggal 27 Oktober. "tepat tgl 27/10. ingin jd yg pertama ucapakan: selamat HARI BLOGGER NASIONAL! pergi ke palu membawa koper, jayalah selalu hai para Blogger!"

Oleh karenanya, ada salah seorang tweep yang memelesetkan nama Tifatul menjadi Tweefatul Sembiring. Bahkan sutradara Joko Anwar menyebut tweet berpantun milik Tifatul dengan istilah Pantweet.

Langkah Tifatul untuk memanfaatkan Twitter untuk berkomunikasi ternyata juga akan diikuti oleh para menteri dari Partai Keadilan Sejahtera lainnya. Tiga menteri PKS lain terlihat sudah memiliki akun di Twitter kendati belum seaktif Tifatul. Mereka bisa diikuti di @suharnas, @suswono, dan @salimsegaf.

Sumber : http://teknologi.vivanews.com/news/read/100174-tifatul_gunakan_twitter_untuk_himpun_masukan

Langkah Tifatul Dinilai Politisi Sejati

Tifatul Sembiring
(inilah.com /Dokumen)


INILAH.COM, Jakarta -Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali masih tetap mempertahankan jabatannya dipartai, walaupun keduanya telah dilantik menjadi menteri.


"Harusnya Muhaimin dan Suryadharma Ali mengikuti jejak Presiden PKS Tifatul Sembiring yang langsung mundur dari partai begitu dip[ilih menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika," ujar Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Achmad Mubarok, Senin pagi.


Menurut Mubarok dengan mundurnya ketua partai begitu diangkat menjadi menteri pekerjaannya sebagai pejabat negara akan lebih profesional.


Sebenarnya, kata Mubarok, tidak masalah seandainya menteri itu hanya merangkap jabatan sebagai pengurus dewan pembina partai atau pengurus majelis pertimbangan.


“Kalau itu tidak perlu mundur. Namun jika ketua umum atau sekretaris jenderal partai, maka harus mundur.”


Mubarok khawatir apabila menteri tetap merangkap sebagai ketua atau sekretaris jenderal partai kelak mereka tidak fokus mengurus tugas yang diamanatkan pemerintah.

Sementara Ketua Setara Institute Hendardi mengatakan, harusnya Muhaimin dan Suryadharma Ali mundur dari jabatannya agar tidak terjadi konflik interest dalam menjalankan tugas di pemerintahan. Selain itu dengan mundurnya dari partai makan akan akan fokus pekerjaannya di pemerintahan.

"Saya sangat mendukung langkah Tifatul Sembiring dengan mundur dari partai dan itu menandakan dia seorang politisi sejati," ucap Hendardi. (wdh)

Sumber : http://www.inilah.com/berita/politik/2009/10/26/172783/langkah-tifatul-dinilai-politisi--sejati/


Tifatul: Saya Belum Gajian, Sudah Ribut

Mevi Linawati
Tifatul Sembiring
(inilah.com /Dokumen)


INILAH.COM, Jakarta - Menkominfo Tifatul Sembiring menyesalkan munculnya kontroversi soal kenaikkan gaji menteri baru. Sebab, dirinya juga belum menerima gaji.


"Saya tidak paham mengenai gaji menteri, baru wacana saja sudah diributkan. Saya juga belum terima gaji," ujarnya usai memberikan sambutan dalam acara Global Confrence on Open Source di Hotel Shangrila, Jakarta, Senin (26/10).


Meski begitu, Tifatul mengaku, untuk bulan Oktober ini dirinya akan menerima dua gaji. Yakni, gaji Menteri dan gaji setengah bulan sebagai anggota DPR, karena sebelum dipilih SBY sebagai menteri, Tifatul merupakan anggota Komisi I DPR.


"Ya dari DPR maupun menteri. Saya baru dua hari duduk sebagai menteri," imbuhnya.


Sebelumnya, Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tengah mengajukan usulan kenaikan gaji bagi para pejabat negara, termasuk para menteri, kepada Presiden. Persetujuan dari Presiden nantinya berbentuk peraturan pemerintah.

Hal itu ungkapkan Deputi Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) Bidang Sumber Daya Manusia Ramli Effendi Naibaho sebelum serah terima jabatan Menneg PAN di Jakarta, Kamis (22/10) lalu. "Kenaikan gaji pejabat negara terakhir kali terjadi 5 tahun lalu," kata Ramli.

Namun, dia tidak merinci nilai nominal gaji tersebut. Nilai nominal kenaikan gaji akan sangat bergantung pada kekuatan anggaran negara dan itu akan diputuskan oleh Presiden dengan konsultasi dari Departemen Keuangan. Kementerian Negara PAN hanya mengajukan metode untuk mengevaluasi besaran gaji yang diterima. [mut]

Sumber : http://www.inilah.com/berita/politik/2009/10/26/172789/tifatul-saya-belum-gajian-sudah-ribut/


Menkominfo Tifatul Belum Butuh Wakil

Mevi Linawati
Tifatul Sembiring
(inilah.com /Dokumen)


INILAH.COM, Jakarta - SBY tengah menyiapkan jabatan wakil menteri untuk beberapa pos kementerian. Namun, Menkominfo Tifatul Sembiring mengaku belum membutuhkannya.


"Apakah Menkominfo butuh atau tidak, saya belum melihatnya karena Dirjennya di dini jago-jago," ujar Tifatul Sembiring usai memberikan sambutan dalam acara Global Confrence on Open Source di Hotel Shangrila, Jakarta, Senin (26/10).


Menurut mantan Presiden PKS ini, dirinya akan membpelajari terlebih dahulu apa saja kebutuhan seorang Menkominfo. Baginya, yang saat ini paling membutuhkan adanya posisi wakil menteri adalah Menteri Luar Negeri.


"Kalau yang lain saya rasa belum ada. Tapi saya tidak tahu yah karena rancangan-rancangan seperti itu tentunya dari presiden dan wapres. Kita hanya tinggal menjalankan saja," katanya.


Sebelumnya, Presiden SBY telah mengatakan ada 6 pos menteri yang membutuhkan adanya wakil menteri. Empat diantaranya karena akan mendapatkan tugas revitalisasi. Yaitu Departemen Pertanian, Departemen Perindustrian, Departemen Pendidikan, dan Departemen Kesehatan.

Sedangkan dua departemen lain, yaitu Departemen Luar Negeri dan Departemen Keuangan juga membutuhkan wakil menteri. Sebab, menteri di dua departemen itu lebih banyak bertugas di luar negeri. [mut]

Sumber : http://www.inilah.com/berita/politik/2009/10/26/172781/menkominfo-tifatul-belum-butuh-wakil/

Menkominfo: Open Source Mampu Cegah Pembajakan

Susetyo Dwi Prihadi - Okezone
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring menyakini kalau open source software (OSS) mampu menjadi cara yang cerdas untuk menekan pembajakan.

"Dengan sifat open source sebagai sistem terbuka dan dapat dikembangkan oleh siapa pun, open source menjadi cara yang cerdas untuk menekan pembajakan software di indonesia," tegas Tifatul, saat membuka Global Conference Open Source (GCOS), di hotel Shangri La, Jakarta, Senin (26/10/2009).

Lebih lanjut, Tifatul menambahkan, dengan kehadiran open source mampu memberikan keuntungan bagi negara, karena mampu menekan pengeluaran yang cukup besar.

"Isu utama yang ada di open source itu, kan low cost. Itu yang akan kita galakkan," tandas mantan Presiden PKS tersebut.

Menkominfo, yang sedianya akan datang bersama Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Suharna Surapranata, akhirnya harus datang dan memberikan sambutan sendirian. Suharna akhirnya diwakilkan oleh Engkos Koswara. Tidak jauh bereda dengan Tifatul, dalam sambutannya, Engkos juga menekankan pentingnya open source karena banyak keuntungan yang bisa di dapatkan jika menggunakan sistem operasi terbuka ini.

"Dari sisi keamanan misalnya, open source jauh lebih aman ketimbang software berlisensi yang biasanya rentan dengan serangan," timpal Engkos.

Melalui kementerian ristek, Engkos menambahkan kalau program open source sudah digalakkan sejak thun 2005 melalui program Go Open Source. Diharapkan, pada akhir 2011 Open source sudah diimigrasi oleh semua di lingkungan instansi pemerintah.(srn)

Sumber : http://news.okezone.com/index.php/read/2009/10/26/325/269185/menkominfo-open-source-mampu-cegah-pembajakan



Minggu, 25 Oktober 2009

Tifatul: Tarik Napas Dulu ...

Vina Nurul Iklima
Tifatul Sembiring
(inilah.com /Agus Priatna)


INILAH.COM, Jakarta - Presiden PKS Tifatul Sembiring belum mengundurkan diri dari jabatan anggota dewan. Namun, ia berjanji secepatnya menyelesaikan urusan rangkap jabatan itu.


"Belum. Saya tarik napas dululah. Ini kan juga baru selesai pelantikan (menteri)," kata Tifatul di Jakarta, Sabtu (24/10).


Tifatul mengatakan, PKS akan mengajukan surat pengunduran dirinya kepada pimpinan DPR, dengan terlebih dahulu melapor ke KPU. Jika semua formulir sudah diisi, secepatnya Tifatul hengkang dari parlemen, dan bisa tenang menjalani tugas Menkominfo.


"Nanti kita kan harus minta dan isi formulirnya, kalau sudah ya segera kita urus," tutur dia.

Terkait laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (HKPN) kepada KPK, Tifatul pun mengaku belum sempat. Semua itu karena ia harus fokus menjalankan rentetan di pos yang baru sebagai Menkominfo, mulai dari pelantikan, Sertijab, dan rapat kerja.

"Itu juga belum. Kita akan urus kalau semua sudah selesai di kabinet. Ya harus satu-satulah," tandasnya. [ikl/ton]

Sumber : http://www.inilah.com/berita/politik/2009/10/25/172426/tifatul-tarik-napas-dulu-/


Tifatul, Ancaman Serius Pornografer Indonesia

Tifatul Sembiring
(inilah.com /Agus Priatna)


INILAH.COM, Jakarta - Tifatul, yang menjadi Menkominfo dari jalur politisi berbasis ideologi Islam, akan menjadi ancaman serius bagi para pornografer atau mereka yang suka mengakses situs porno.


Sangat besar kemungkinan, situs-situs porno yang banyak diakses oleh orang Indonesia, akan ditutup.


"Peraturan sudah ada. Undang-undang Pornografi, ada. Jadi, tinggal diimplementasikan oleh presiden. Nah, detilnya seperti apa, kita akan menunggu perintah," kata Tifatul yang ditanyai tentang kemungkinan ditutupnya situs porno usai rakor dengan Menko Perekonomian Hatta Rajasa di Gedung Menko Perekonomian, Jakarta, Sabtu (24/10).


Yang menarik, Tifatul mengaku tercengang terhadap data yang menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara nomor satu pengakses situs porno.


Karena itu, sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi yang baru, Tifatul perlu menindaklanjuti upaya pembenahan sistem komunikasi dan informasi. Terutama yang terkait dengan situs porno.


"Internet itu sangat penting di era serba digital saat ini. Ibaratnya seperti perpustakaan yang unlimited, tapi sayangnya belum bisa dimanafaatkan dengan maksimal," ungkap mantan Presiden PKS ini.

Oleh karena itu, sebagai Menkominfo, Tifatul mencanangkan program komunikasi dan informasi satu visi untuk masyarakat.

Sistem komunikasi dan informasi yang gagal harus terus disempurnakan.

"Ke depan saya memiliki slogan, komunikasi lancar, informasi benar, murah, dan mudah, serta bermanfaat. Ini agar Indonesia bisa terkoneksi dengan kecerdasan yang gemilang," ujar dia.[ikl/sss/ims]

Sumber : http://www.inilah.com/berita/politik/2009/10/24/172403/tifatul-ancaman-serius-pornografer-indonesia/


Tifatul Tunggu Perintah SBY Tutup Situs Porno

Vina Nurul Iklima
Tifatul Sembiring
(inilah.com/Agus Priatna)


INILAH.COM, Jakarta - Sangat memprihatinkan. Indonesia menjadi 'juara' pengklik jejaring porno di internet. Karena itulah, Menkominfo Tifatul Sembiring akan berupaya menangani polemik itu. Bila perlu menutup semua situs porno.


"Peraturan sudah ada, UU Pornografi, dan tinggal diimplementasikan oleh presiden detilnya seperti apa, kita akan menunggu perintah," kata Tifatul usai rakor dengan Menko Perekonomian Hatta Rajasa di Gedung Menko Perekonomian, Jakarta, Sabtu (24/10).


Ia mengaku tercengang ketika tahu bahwa Indonesia menjadi negara nomor satu pengakses situs porno. Ini perlu ditindaklanjuti dengan upaya pembenahan sistem komunikasi dan informasi.


"Internet itu sangat penting di era serba digital saat ini. Ibaratnya seperti perpustakaan yang unlimited, tapi sayangnya belum bisa dimanafaatkan dengan maksimal," ungkap Presiden PKS ini.

Oleh karena itu, sebagai Menkominfo, Tifatul mencanangkan program komunikasi dan informasi satu visi untuk masyarakat. Sistem komunikasi dan informasi yang gagal harus terus disempurnakan.

"Ke depan saya memiliki slogan, komunikasi lancar, informasi benar, murah, dan mudah, serta bermanfaat. Agar Indonesia bisa terkoneksi dengan kecerdasan yang gemilang," ujar dia. [ikl/sss]

Sumber : http://www.inilah.com/berita/politik/2009/10/24/172367/tifatul-tunggu-perintah-sby-tutup-situs-porno/


Hatta & Tifatul, Menteri Pertama Tiba di Rakor

Tifatul-Hatta
(inilah.com)


INILAH.COM, Jakarta - Hatta Rajasa dan Tifatul, 2 menteri yang pertama hadir dalam rakor perekonomian yang akan dilakukan siang ini.


Dari pemantauan INILAH.COM, Menko Perekonomian Hatta Rajasa dan Menkominfo Tifatul Sembiring menyambangi Departemen Perekonomian pukul 11.35 WIB lalu disusul Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar, Menteri Perdagangan MS Hidayat, Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh, Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasssan, dan Menteri Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Muhaimin Iskandar.


Sementara, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Perindustrian Mari Elka Pangestu belum terlihat hadir hingga berita ini dibuat.

Rakor perekonomian siang ini rencananya akan membicarakan dan membahas program 100 hari para menteri ekonomi Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. [san/cms]

Sumber : http://www.inilah.com/berita/ekonomi/2009/10/24/172244/hatta-dan-tifatul-menteri-pertama-tiba-di-rakor/


Tifatul Masih Grogi Jadi Menteri

Apalagi saat ditanya soal televisi berjaringan, yang terjadi malah grogi.

Ismoko Widjaya, Syahid Latif
M Nuh dan Tifatul Sembiring (Antara/ Ujang Zaelani)
VIVAnews - Baru satu hari menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, mengaku harus banyak membaca dan mempelajari. Apalagi saat ditanya soal televisi berjaringan, yang terjadi malah grogi.

"Saya belum membaca lengkap peraturan itu, masih grogi menjadi menteri," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring.

Hal itu disampaikan Tifatul usai acara Silaturahmi Mantan dan Menteri Komunikasi dan Informatika dengan jajaran Kadin Indonesia dan Asosiasi Televisi Swasta Indonesia di Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Jumat, 23 Oktober 2009 malam.

Meski mengaku grogi, Tifatul melanjutkan, kebijakan baru itu sangat berkaitan dengan teknologi. Selain itu, perkembangan tekonologi harus diikuti terus disaat kapasitas bandwidth sangat terbatas.

"Tapi saya akan pelajari ke depan seperti apa, saya rasa ini harus dijaga supaya ekonomi nasional tidak terganggu dan yang sudah ekspansi tidak terganggu," ujar Presiden PKS ini.

Pernyataan Tifatul ini menanggapi harapan Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) agar Tifatul dapat mengkaji kembali ketentuan yang mewajibkan penyiaran televisi menggunakan sistem jaringan.

"Sampai kiamat tidak mungkin 'kawin' dengan mitra di daerah," kata Ketua ATVSI Karni Ilyas.

Sumber : http://politik.vivanews.com/news/read/99607-tifatul_masih_grogi_jadi_menteri


Tifatul: Kabinet Ini Harus Koncoan

Selain Tifatul, masih ada dua Ketua Umum partai politik lainnya.

Ismoko Widjaya, Syahid Latif
Tifatul Sembiring, Hatta Rajasa, SBY, dan Boediono (Abror Rizki)
VIVAnews - Kabinet Indonesia Bersatu jilid II mengakomodir semua partai politik besar yang mengusung pasangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Boediono dalam Pemilu Presiden (Pilpres). Komposisi ini sempat dikritik sebagai kabinet perkoncoan.

"Perkoncoan, ya harus koncoan masak tidak konco," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring.

Hal itu disampaikan Tifatul usai acara Silaturahmi Mantan dan Menteri Komunikasi dan Informatika dengan jajaran Kadin Indonesia dan Asosiasi Televisi Swasta Indonesia di Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Jumat, 23 Oktober 2009.

Tifatul Sembiring merupakan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang juga salah satu pengusung duet SBY-Boediono sejak awal. Selain Tifatul, masih ada dua Ketua Umum partai politik yang ikut dalam kabinet ini.

Ketua Umum partai lainnya yakni, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Suryadharma Ali dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Tifatul pun tidak menampik bahwa kabinet yang saat ini dibentuk, meski banyak juga diisi dari kalangan profesional, merupakan kabinet perkoncoan. "Betul itu," ujarnya sambil tersenyum canda.

Sumber : http://politik.vivanews.com/news/read/99604-tifatul__kabinet_ini_harus__i_koncoan_i__


Tifatul Prioritaskan Indonesia Bagian Timur

Tifatul Sembiring akan mengajukan proyek Palapa Ring dalam program 100 harinya.

Arinto Tri Wibowo, Bayu Galih
Presiden PKS Tifatul Sembiring diwawancara di kantornya (VIVAnews/ Suryanta Bakti Susila)
VIVAnews - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring akan mengajukan proyek Palapa Ring dalam program 100 harinya.

Palapa Ring merupakan suatu interkoneksi data dan komunikasi yang akan membantu sistem informasi di Indonesia, khususnya wilayah Indonesia Timur.

Hal itu dikatakan Tifatul sebelum rapat koordinasi bidang perekonomian di kantor menteri koordinator bidang perekonomian, Jakarta, Sabtu 24 Oktober 2009. "Kami akan launching pembangunan Palapa Ring untuk Indonesia bagian timur," kata dia.

Dengan demikian, Tifatul berharap sistem informasi dan komunikasi di Indonesia akan merata di seluruh wilayah Indonesia.

"Ini merupakan perwujudan dari Sumpah Palapa. Dulu (sudah dilakukan) untuk bagian barat, sekarang kami lanjutkan ke Indonesia bagian timur," kata mantan presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Kementerian Komunikasi dan Informatika akan mengajukan program itu kepada pemerintah pada November 2009. Namun, belum diketahui dana yang akan diajukan untuk proyek tersebut.

"Yang melaksanakan tendernya Telkom (PT Telekomunikasi Indonesia Tbk). Kami hanya ingin memberitahukan kepada masyarakat ada satu fasilitas, ada satu jaringan yang bisa dimanfaatkan," tutur Tifatul.

Dalam program 100 hari, Tifatul juga menargetkan program 100 desa pintar, yaitu tersedianya akses internet. Untuk mensukseskan program 100 desa pintar, Tifatul sadar masih membutuhkan dukungan dari infrastruktur lain, seperti tersedianya listrik.

Tifatul juga menargetkan program 25 ribu desa berdering. "Targetnya sebelum Januari 2010," ujarnya.

Sumber : http://teknologi.vivanews.com/news/read/99673-tifatul_prioritaskan_indonesia_bagian_timur


Menkominfo Targetkan PNBP Rp8,5 T Tahun Depan

Makarius Paru
Tifatul Sembiring
(inilah.com/Agus Priatna)


INILAH.COM, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Tifatul Sembiring menargetkan tahun depan bisa mendapatkan PNBP di atas Rp8,5 triliun dari sektornya.


"Dengan investasi yang hanya Rp2,3 triliun, tahun depan kita targetkan bisa memperoleh PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) di atas Rp 8,5 triliun," kata Tifatul Sembiring di Gedung Koordinator Perekonomian, Jakarta, Sabtu (24/10).


Dia menambahkan sesuai dengan rencana Presiden, Menkominfo harus bisa memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. "Karenanya dengan investasi yang hanya 1%, sektor ini harus bisa memberikan pendapatan ke negara sekitar 3-5%," tukasnya. [cms

Sumber : http://www.inilah.com/berita/ekonomi/2009/10/24/172237/menkominfo-targetkan-pnbp-rp85-t-tahun-depan/