Jumat, 11 Desember 2009

FPKS Tak Mau Paksa, Hanya Minta Kesadaran Sri Mulyani & Boediono



Jakarta - Usulan nonaktif bagi Sri Mulyani dan Boediono terus bergulir, termasuk dari Partai Golkar yang merupakan pendukung pemerintah. Menanggapi usulan itu, Fraksi PKS berpendapat tidak dalam posisi mendukung atau tidak, melainkan meminta kesadaran kedua mantan pejabat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) itu.

"Terhadap usulan yang mendorong supaya nonaktif, PKS tidak mau masuk dalam perdebatan hukum dan adminsitrasi, tapi kesadaran individu," kata Ketua FPKS DPR Mustafa Kamal saat berbincang dengan detikcom , Jumat (11/12/2009).

Mustafa mencatat, Sri Mulyani dan Boediono adalah pejabat negara yang selalu mendengungkan good coorporate governance. Dengan kasus Bank Century yang menerpa keduanya, kata Mustafa, FPKS berharap pada kesadaran keduanya.

"Kami mempersilakan Pak Boediono dan Sri Mulyani melakukan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Tidak dipaksa, tapi lebih ke kesadaran individu," ujarnya.

Ditanya apakah harapan atas kesadaran Sri Mulyani dan Boediono hanya untuk nonaktif saja atau mundur sekalian, FPKS, kata Mustafa menyerahkan kembali kepada keduanya.

"Tergantung pada pilihan-pilihan yang mereka pilih," kata Mustafa.

Mustafa secara khusus mengapresiasi pejabat negara di Jepang yang punya budaya malu dan akhirnya mundur jika kinerjanya tidak memuaskan.

"Apalagi jika kemudian masuk dalam proses hukum," ucapnya. (lrn/iy)

Sumber : http://www.detiknews.com/read/2009/12/11/105017/1258363/10/fpks-tak-mau-paksa-hanya-minta-kesadaran-sri-mulyani-boediono


Selasa, 01 Desember 2009

Khutbah Iedul Adha: “Ya Allah, Jauhkan kami dari Musibah”


Pengantar


Saat ini, sedang ramai dibicarakan seputar persepsi melenceng terhadap khutbah Iedhul Adha yang saya bawakan di Padang beberapa waktu lalu.

Digambarkan di dalam berita-berita tersebut --yang anehnya di rilis juga oleh lembaga berita ternama kelas dunia! -- bahwa saya mempersalahkan masyarakat yang yang melakukan pornografi, hanya semata dan ditekankan sedemikian bombastis karena pornografi, sebagai penyebab musibah yang ada di tanah air.

Saya seperti melakukan "menyalahkan para korban" jika kesimpulan diambil dari berita-berita tersebut. Padahal tak ada sedikitpun dalam naskah saya bermaksud seperti itu.

Apakah saya perlu menuntut hak jawab kepada media-media tersebut? Rasanya tidak. Cukuplah masyarakat akan menilai bagaimana kompentensi yang mereka tunjukkan dengan menampilkan berita yang oleh sebagain orang dianggap sebagai ketidakakuratan yang memalukan.

Saya merasa,masyarakat kita sudah cukup cerdas untuk tidak segera terprovokasi oleh pandangan sempit, sebagian orang yang mungkin dalam proses pendewasaan.

Saya tak perlu membantah. rasanya cukup dengan menampilkan naskah asli khutbah, pandangan sempit itu saya yakin akan sirna, dan berganti menjadi pemahaman baru yang lebih positif.

Berikut naskah asli khutbah, untuk diresapi bersama dan digali maknanya, agar maksud yang saya sampaikan bisa dimengerti oleh semua pihak.

Saya selalu optimis dan percaya kepada kedewasaan masyarakat. Jika masih ada sebagian kecil yang tertutup nuraninya dan berpandangan sempit setelah membaca naskah ini. kita doakan bersama agar kedewasaan menghampiri dan menyapa mereka.

Alangkah indahnya negeri ini jika kita hidup tanpa prasangka,

Selamat merenungkan dengan seksama.

Wassalam
Tifatul Sembiring


Khutbah Iedul Adha 1430 H
Lapangan Kantor Gubernur Sumbar
Jln. Sudirman - Padang
Sumatera Barat


“Ya Allah, Jauhkan kami dari Musibah”
Oleh: Ir.H.Tifatul Sembiring

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar.
Walillahil Hamd.
Hadirin kaum muslimin dan muslimat rahima kumullah

Hari ini takbir berkumandang di seluruh dunia, membesarkan nama Allah. Gema takbir yang disuarakan oleh lebih dari satu seperempat milyar manusia di muka bumi ini, menyeruak disetiap sudut. Di lapangan, di surau-surau, di desa-desa, digunung-gunung, dikampung-kampung di seluruh pelosok negeri Islam.

Getarkan qalbu mu’min, yang tengah khusyu’ dzikrullah, penuh mahabbah, penuh ridho, penuh roja’ –harap-harap cemas akan hari perjumpaan dengan Khaliq, Pencipta.

Pekik suara itu juga kita bangkitkan disini, dibumi tempat kita bersujud. Iramanya memenuhi ruang antara langit dan bumi, disambut riuh rendah suara Malaikat nan tengah khusyu’ dalam penghambaan diri mereka kepada Allah swt.

Di Palestina,
Dimana Yahudi, tengah bersorak sorai setelah sukses menipu kaum muslimin. Mengadu domba antara sesama rakyat Palestina, antara Hamas dan Fatah.

Sebanyak 1500 orang kaum muslimin telah dibantai di Ghaza, 5.000 orang terluka parah. Ribuan tentara Yahudi Israel semakin gencar menggilas dan memporak porandakan tempat tinggal kaum muslimin, kaum lelaki dibunuh, anak-anak dianiaya dan perempuan-perempuan dinodai. Semua bangunan di Ghaza city nyaris rata dengan tanah.

Serangan Israel atas Ghaza, dipenghujung akhir tahun 2008, sisa-sisa masa jabatan George Bush, mereka manfaatkan untuk menghabisi kaum muslimin.
21 malam di Ghaza.... oh Ghaza....

waaa Islamaah...
Ketidak ridhoan orang-orang kafirin, harus selalu kita waspadai, bahkan Masjidil Aqsha yang mereka injak-injak kehormatannya. Di tanah yang telah diwashiyatkan oleh Umar Ibn Khattab untuk dijaga, negeri yang telah ditebus oleh Sholahuddin Al-Ayyubi dengan darah para syuhada.
Kini mereka mengadu domba antara Fatah dengan Hamas, membelah dua negeri itu dan berupaya memojokkan para pejuang Palestina.

Maha terpuji Engkau Ya Allah
Dalam limpahan nikmat yang menyenangkan kami.
Dalam genangan darah yang menyedihkan hati kami
Dalam kobaran api dendam musuh-musuhmu dan
musuh kami yang meluluh lantakkan rumah-rumahMu,
Tempat bernaung hamba-hamba-Mu

Takbir berkumandang Di Iraq,
Negeri dengan bangunan-bangunan bersejarah nan telah rata dengan tanah, kekayaan ummat yang coba dijarah oleh Amerika. Setiap hari kita saksikan pembunuhan demi pembunuhan. Penangkapan dan penggeledahan rumah-rumah yang kerap disertai dengan penganiayaan. Dan hati kita sedikit terobati, kala tentara penjajah tersungkur, dihajar peluru-peluru mujahiddin.

Sudah 700.000 kaum muslimin Iraq mati terbunuh. Inilah ulah sikap bar-bar dari George Bush, yang telah dikutuk oleh masyarakat dunia termasuk oleh Rakyat Amerika sendiri.

Oh, Fallujah, Oh Samara. Negeri muslim yang mereka bombardir setiap hari. Darah ummat menggenang, nyawa-nyawa tak berdosa meregang, korban-korban cacat hidup penuh penderitaan.

Di Afghanistan,
Keping-keping reruntuhan, seolah wilayah yang tak lagi bertuan. Puas memborbardir kawasan muslim ini, tentara Amerika pergi menghindar dan membiarkan penduduknya terlantar.
Berkali-kali dengan dalih menyerang kelompok Taliban, namun akhirnya korban Sipil selalu lebih banya, entah rasionalitas apa yang mereka gunakan untuk membunuh penduduk sipil dinegara orang.

Takbir berkumandang di Uighur, Xinjiang, negeri kaum Muslimin dibelahan Timur. Yang kerapkali mendapatkan perlakuan diskriminasi dari pemerintah China, setelah mereka dianeksasi oleh China dari Turkestan Timur 100 tahun lalu.

Takbir berkumandang di Ciagalontang, Sawulu – Tasikmalaya, di Garut di Cianjur, di tenda-tenda pengungsi.
Takbir berkumandang di Minangkabau, ditangah nagari..

Adakah takbir masih berkumandang di Pariaman?
Adakah Takbir masih berkumandang di Sungai Batang?
Adakah Takbir masih berkumandang di Malalak?
Di Sungai Limau di Sungai Garinggiang ?
Diseluruh nagari??

Gempa yang terjadi mengguncangkan tanah
Meluluh lantakkan puluhan ribu rumah dan bangunan
Meratakannya dengan tanah
ratusan masjidpun tak bisa lagi digunakan lagi untuk beribadah.

Marilah kita berlindung kepada Allah dari segala macam musibah.
Ya Allah jauhkanlah kami dari segala macam musibah.
Ya Allah jadikanlah negeri ini baldatun thayyibatun wa rabbun ghafuur.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar walillahil Hamd

Allahu Akbar, Allah Maha Besar
Allah Maha Besar dimana-mana
Allah Maha Besar diatas segala makhluk-makhlukNya
Allah Maha Pelindung dan Penolong
Lindungannya amat kuat

Allah penguasa Hari kiyamat
Hari yang Maha dahsyat
Hari ketika seorang ibu melemparkan bayi yang tengah disusuinya
Hari ketika setiap yang hamil gugur
Hari yang manusia seperti mabuk, padahal sesungguhnya mereka tidak mabuk
Akan tetapi adzab Allah sangat kerasnya (Qs 22:2-3)


Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar.
Walillahil Hamd.
Hadirin Jama’ah ied yang berbahagia,

Pada hari ini, kita berkumpul untuk melaksanakan sholat iedul Adha, sementara jutaan ummat Islam kemarin telah melaksanakan Wuquf di Padang Arafah, dan saat ini, jama’ah Haji tengah melaksanakan pelontaran Jumrah di Mina

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar.
Walillahil Hamd.

Hadirin/at jama’ah sholat Ied yang berbahagia

Akan tetapi ketahuilah bahwa ibadah haji, bukanlah sekadar peristiwa ritual belaka, apalagi bersifat ceremonial. Syari’at haji diturunkan setelah Rasulullah saw. beserta shahabat melalui pengorbanan dan jihad yang panjang. Bagi kita saat ini, hendaknya peristiwa haji ini, kembali mengingatkan kita kepada perjuangan Nabi saw beserta para shahabatnya. Serta mengenang pengorbanan Ibrahim as dan putranya Ismail. Mempererat ukhuwwah dan kepedulian sesama, yang insya Allah, seluruhnya bernilai ibadah disisi Allah swt.

Semoga, seluruh usaha ibadah kita ini menjadi pemberat timbangan kebaikan kita di yaumul mizan kelak, semakin taqarrub kita kepada Allah swt., serta memperoleh buah ibadah yang dijanjikan, yaitu derajat orang-orang yang bertaqwa.

Sebentar lagi -insya Allah beberapa hewan qurban akan disembelih, ada sapi, ada kambing, ada kerbau. Para ibu-ibupun telah menyiapkan hidangan ketupat serta makanan tambahan. Semoga kurban yang kita lakukan hari ini, meningkatkan ketaqwaan kita disisi Allah swt. Amin Ya Rabbal ‘alamin.

Semuanya kita lakukan adalah agar kita menjadi orang yang pandai bersyukur, artinya berterimakasih kepada yang Maha Kuasa atas segala nikmat dan Karunia-Nya.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar.
Walillahil Hamd.

Namun ingatkah kita, wahai para hadirin/hadirat Rahimakumullah.
Betapa banyak sudah, nikmat Allah swt kepada kita semua yang sudah kita reguk.

Ketika pagi mulai bersemi, ketika manusia mulai terjaga dari tidurnya.
Kemudian Allah swt menerbitkan matahari yang memberikan kehangatan.
Menghangatkan bumi dan juga jiwa kita.
Kita bangun dari tidur kita, dipagi hari, sehat tanpa kekurangan apapun.
Adakah kita ingat, bahwa kita, sudah bersyukur pada Allah atas pemberian dan karunia itu?

Kita dengar indahnya suara kicau burung, yang menjadikan jiwa kita senang dan tenang. Membangkitkan gairah pagi.
Adakah kita ingat bersyukur pada Allah atas pemberian dan karunia ini?

Kita pandang berbagai warna bunga mekar nan mewangi.
Kita hirup udara segar, oksigen yang Allah keluarkan dari pohon-pohon. Tubuh kita bernafas hingga jadi sehat dan bisa terus hidup.
Kita lihat segar pucuk-pucuk daun, yang masih basah oleh titik-titik embun yang menetes seolah terasa membasuh relung-relung jiwa kita.
Adakah kita ingat, bahwa kita, sudah bersyukur kepada Allah swt atas pemberian dan karuniaNya itu?
Bagaimana sekiranya semua itu tidak ada, bagaimana jika semua nikmat itu dicabut oleh Allah swt?.


”Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang hendak engkau dustakan?”Qs Ar-Rahman.

Kata seorang penyair:
Oh, titik embun yang menetes, membasuh relung jiwaku
Oh, kicau burung yang menyambut surya bersemi.
Duhai Ilahi, meski malu kami datang

Betapa banyak nikmat-Nya yang telah kita reguk,
Seteguk air yang menghilangkan dahaga, sesuap nasi yang menyirnakan rasa lapar, kelak pasti kita akan ditanya.

“Kemudian, hari ini sungguh kalian akan ditanya tentang nikmat-nikmat (yang kalian rasakan)”.

Maka, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa,
Allah !!, Malikiyau middin, Pemilik urusan di hari kiyamat, dihari seseorang tidak dapat menolong orang lain. Hari dimana seorang anak manusia lari dari ayah dan ibunya, lari dari kaum dan kerabatnya.

Allah!!, Penguasa Yaumul Mahsyar, Padang yang maha luas, tempat berkumpul nya manusia AL- awwaluun wal Akhiruun.
Yang akan memperlihatkan kepada kita catatan-catatan,
tentang apa-apa yang pernah kita kerjakan, catatan tentang apa-apa yang telah kita lalaikan.
Akan dihitung segala perbuatan kita, akan ditimbang segala kebaikan dan keburukan kita, akan dihisab semua manusia, dihari perhitungan ini.


Bukankah Aku sudah panjangkan umur engkau? dst

Marilah kita berlindung kepada Allah, dengan sebenar-benar minta perlindungan.
Allah !!, Yang adzab-Nya sangat keras dan pedih,
Kelak akan dipertunjukkan, ketika seorang lelaki mungkar dihadirkan, lalu dituangkan air rebusan api neraka keatas kepalanya. Hingga meleleh isi perut dan kulit-kulit mereka. Dan bagi mereka cambuk-cambuk dari besi. Setiap kali mereka ingin keluar dari siksaan itu, akibat derita dan sengsaranya, maka dikembalikan ia kepada adzab itu, lalu dikatakan,


“Rasakanlah adzab yang membakar ini”.

Takutlah kepada adzab Allah, dengan sebenar-benar rasa takut.
Allah !!, pemilik neraka jahannam, Kelak, tempat orang-orang kafir akan digiring secara berbondong-bondong.

“Jagalah dirimu dan keluargamu dari siksaan api neraka, yang bahan bakarnya adalah manusia dan api. Di dalamnya ada malaikat-malaikat penjaga yang keras dan bengis”.(QS At-Tahrim : 6)

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar.
Walillahil Hamd.

Hadirin Jama’ah iedul Adha yang berbahagia,

Sejak akhir tahun 2004 sampai sekarang, bencana dinegeri kita tercinta ini, seolah tidak ada henti-hentinya terjadi.

Mulai dari gempa di NAD dan Nias, Banjir bandang di Jember, dan Trenggalek, banjir bandang di Sinjai, Sulsel. Tanah longsor di Luwu Utara, Sulteng. Banjir di Bolaang Mongondow, Tanah Longsor di Gorontalo. Gempa DI Jogya, Gunung Merapi meletus, banjir besar di Jakarta, Tsunami di Pangandaran dan Kebumen, Gunung meletus di Halsel, gempa besar di Tasikmalaya, Garut, Bandung dan Cianjur. Dan baru saja berselang gempa di Sumatera Barat, ditanah Minang.

Kota Padang, Pariaman, Malalak, Sungai Batang, Lubuk Basung menderita paling parah.
Belum selesai kita tangani yang satu, sudah datang bencana berikutnya.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar.
Walillahil Hamd.

Hadirin Jama’ah iedul Adhai yang berbahagia,

Sesungguhnya ada korelasi langsung atau tak langsung, ada hubungan yang kuat antara musibah fisik dengan musibah moral atau akhlak manusia.

Sering terjadi bencana, sebab akhlak manusia yang telah rusak. Terlalu banyak berbuat maksiyat dan melawan kepada Allah swt.

Banyak orang sekarang, yang hanya takut kepada manusia, tapi tidak takut kepada Allah swt.
Mereka melampiaskan seluruh nafsu dan ketamakan, serta berlaku sewenang-wenang dengan segala kekuatan yang mereka miliki.

Allah swt berfirman:

”Kalaulah sekiranya penduduk negeri-negeri itu beriman dan bertaqwa, sungguh Kami akan bukakan atas mereka Keberkahan dari langit dan bumi. Akan tetapi mereka mendustakannya, maka kami siksa mereka dengan kedustaan itu”. QS 7:96

Ayat Allah yang tidak bisa kita rubah dan kita bantah sama sekali. Jadi jelas sekali keterangan Allah swt dalam Al-Qur’an, jika manusia itu Iman dan taqwa maka keberkahan melimpah.Tapi kalau ingkar dan maksiyat, maka Allah swt akan datang adzab dan musibah.

Tengoklah bagaimana kerusakan moral di negeri ini

Baru-baru ini diungkapkan data, bahwa ada 500 jenis VCD porno buatan Indonesia sendiri yang sudah beredar diperjual belikan. Dan yang paling mengerikan adalah bahwa bintangnya anak-anak yang masih di SMP dan SMU.

Masih sanggupkah kita menghadapkan muka kita di hadapan Allah di Padang Mahsyar besok.? Sanggupkah kita menjawab pertanyaan Allah kelak? Bagaimana tanggung jawab kita terhadap pendidikan anak-anak kita?

Korupsi meraja lela, Indonesia mendapat ranking no 1 terkorup di Asia, dan no 3 terkorup di dunia.
Bukankah Rasulullah saw pernah bersabda:

”Tiap daging yang tumbuh dari barang yang haram, maka nerakalah tempatnya?”.
Mengapa banyak manusia tidak takut memakan sesuatu yang haram.

Jual beli perkara, bahkan oknum di MA. Apalagi oknum-oknum di PT atau PN. Makelar kasus, mafia peradilan, di ranah-ranah penegak hukum.

Kelak di hadapan Allah, di Padang Mahsyar, mereka tidak akan bisa berkutik lagi. Akan jelas siapa yang benar dan siapa yang salah. Mulut-mulut mereka akan dikunci, tangan disuruh berbicara, dan kaki-kaki menjadi saksi.

“Alyawma nakhtimu ‘ala afwahihim watukallimunaa aydiihim...”

Perzinahan, dan maksiyat, bahkan divideokan pula, seolah ingin “show of force”.
Seorang ibu membunuh 3 orang anaknya di Bandung, lantaran takut miskin.

Seorang anak remaja membantai seluruh keluarganya, termasuk ayah ibunya di Medan. Fitnah dan menghalalkan segala cara, yang benar bisa salah dan yang salah bisa benar. Merebaknya kesyirikan dan tayangan-tayangan yang merusak aqidah di televisi.

Inilah bentuk kerusakan akhlak dan moral manusia di negeri ini. Bagaimana adzab Allah tidak datang secara bertubi-tubi. Penyebabnya adalah ulah tangan manusia itu senidiri:

Zhaharal fasadu fil barri wal bahr, Bima katsabat ayninnas

Oleh sebab itu marilah kita taubat, taubatan nasuha, sungguh-sungguh bertaubat, mohon ampun kepada Allah swt.

Allah swt adalah penerima taubat.
Sebesar gunung dosa kita, lalu kita datang sungguh-sungguh ingin bertaubat, maka engkau dapati Allah swt, Maha Pengampun.

Kalau kita mendekat sejengkal kepada Allah, maka Allah swt akan mendekat sehasta. Jika kita mendekat kepada Allah swt sehasta, maka Allah akan medekat sedepa. Dan jikia kita berjalan menuju Allah swt, maka Allah akan berlari menyambut uluran taubat kita.


”Dan bertaubatlah kalian semua kepada Allah swt”.


”Katakanlah (Hai Muhammad), Hai hamba-hambaKu, janganlah kalian putus asa terhadap rahmat Allah. Sesunbguhnya Allah mengampuni segala dosa. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Penyayang”


Kegembiraan kita di hari lebaran ini, hendaknya tidak mengurangi kepedulian terhadap kaum muslimin yang tengah menderita dibelahan dunia lain. Baik yang berada di Iraq, yang di Palestina, di Afghanistan.
Demikian juga perhatian kita terhadap korban bencana yang masih menginap di tenda-tenda, di Pariaman, Sungai Batang, Lubuk Basung dll.

Adakah kebahagiaan yang kita rasakan hari ini, juga dirasakan oleh mereka?
Adakah mereka sanggup kenakan baju baru, celana baru dan sepatu baru?, Seperti yang dipunyai anak-anak kita?

Adakah mungkin saudara-saudara muslim kita di Bengkulu dapat mencicipi hidangan selezat yang telah kita tata di meja-meja makan kita?

Kenang, kenang, kenanglah mereka !

Sumbanglah mereka, agar mereka merasa masih punya saudara.
Bantu mereka, do’akan agar Allah memberikan keberkahan atas mereka.
Sekedar meringankan beban, dan saling berbagi kebahagiaan.


”Bukankah balasan suatu kebaikan adalah kebaikan pula”.

Selanjutnya marilah kita bedoa, agar dijauhkan dari segala macam musibah, apalagi musibah dalam agama. Cukuplah musibah di bidang ekonomi
Politik, jangan ada lagi bencana setelah ini.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar.
Walillahil Hamd.
Hadirin Rahimakumullah,

Sumber : http://www.facebook.com/profile.php?id=1796046073#/notes/tifatul-sembiring/khutbah-iedul-adha-ya-allah-jauhkan-kami-dari-musibah/231533118008

Jumat, 13 November 2009

Menkominfo: Facebooker Tak Bisa Dibendung

"Di masa reformasi ini seseorang bebas mengemukakan pendapatnya," kata Menkominfo.

Indra Darmawan
Aksi Anti Korupsi di Bundaran HI : Facebook (ANTARA/Puspa Perwitasari)
VIVAnews - Maraknya aksi dukung mendukung yang dilakukan melalui situs jejaring sosial Facebook, menurut Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring tak dapat dicegah.


Pemerintah pun, menurut dia, tak akan menerapkan strategi khusus untuk menghadapi maraknya aksi ini. "Di masa reformasi ini seseorang bebas mengemukakan pendapatnya dan saya sendiri juga seorang blogger," jelas Menkominfo Tifatul Sembiring di Nusa Dua, Bali, Kamis, 12 November 2009.

Berbeda dengan Menkominfo, sebelumnya Kapolri justru meminta agar Polri menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi derasnya arus informasi yang berkembang di Facebook.

"kita tahu ada kemajuan teknologi, ada Facebook, ada pendapat dari tokoh masyarakat. Masyarakat bebas menyampaikan pendapat. Polri harus menyiapkan strategi ke depan seperti misalnya sekarang kita sedang ditempa dalam kasus Bibit," ujar Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri.

Dalam dua pekan belakangan, masyarakat memang diramaikan dengan isu politis pertikaian antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi. Isu panas itu juga menyebar ke jejaring sosial Facebook, terutama sejak hadirnya grup "Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung Chandra Hamzah & Bibit Samad Riyanto", sejak Kamis 29 Oktober 2009.


Hingga kini grup tersebut mampu menghimpun lebih dari 1 juta dukungan pengguna Facebook. Akibatnya sejak itu bermunculan grup-grup yang pro maupun kontra, dengan menggunakan titel "Gerakan 1.000.000 Facebookers..", "Gerakan Sejuta Facebookers...", atau grup-grup menggunakan istilah mafia peradilan.

Namun demikian, bekas Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengimbau bahwa bagaimanapun komunikasi dilakukan, baik langsung maupun menggunakan fasilitas elektronik, selayaknya harus bisa dipertanggungjawabkan.

"Kita tentunya menghargai pendapatnya mereka (Facebooker) tapi kita juga mengimbau supaya pandangan itu disampaikan secara bertanggung jawab, yang berdasarkan data dan informasi yang benar bukan dari rumor," kata dia.

Menurut Tifatul, penegakan hukum dan pemberantasan korupsi merupakan agenda utama pemerintahan SBY, termasuk membersihkan mafia peradilan seperti para makelar kasus. "Presiden juga telah membentuk tim, dan saya rasa semua setuju tentang hal itu."

Mengenai kisruh antara KPK dan institusi Polri yang tengah menghadapi masalah hukum, Tifatul mempersilakan semuanya diselesaikan secara hukum. "Sesuai dengan fakta yang ada," ujar Tifatul.

Sumber : http://teknologi.vivanews.com/news/read/105137-menkominfo__facebooker_tak_bisa_dibendung


Fahri Hamzah: Kasus Dimyati Tak Terkait DPR

Kasus Dimyati, ujar Fahri, terjadi sebelum menjadi anggota DPR.

Arfi Bambani Amri, Anggi Kusumadewi
Bupati Pandeglang Dimyati Natanegara tiba di Kejaksaan Tinggi Banten (Antara/ Asep Fathulrahman)
VIVAnews - Penahanan salah seorang anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Persatuan Pembangunan, Dimyati Natakusuma, atas dugaan korupsi sebesar Rp 200 miliar, sekali lagi membuat Komisi III DPR disorot publik. Wakil Ketua Komisi III, Fahri Hamzah, buru-buru mengingatkan bahwa kasus Dimyati adalah kasus lama, dan tak terkait oleh posisinya sebagai anggota DPR.

"Itu adalah kasus lama sebelum ia menjabat sebagai anggota dewan, jadi tak ada kaitannya dengan DPR," kata politisi partai Keadilan Sejahtera itu di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 12 November 2009.

Dimyati memang sudah diduga terlibat kasus korupsi penggunaan dana pinjaman daerah sejak tahun 2006. Saat itu ia masih menjabat sebagai Bupati Pandeglang. Meski terbelit kasus korupsi, Dimyati terpilih sebagai anggota DPR dari daerah pemilihan Banten I pada pemilu legislatif 2009 yang baru saja berlalu. Namun belum lama bertugas sebagai legislator, Kejaksaan Tinggi Banten semalam menahannya.


"Ditahannya Dimyati justru menjadi bukti bahwa DPR tidak mengintervensi lembaga hukum," kata Fahri. Wakil Sekretaris Jenderal PKS tersebut menyatakan, Komisi III akan mengikuti semua proses hukum karena anggota DPR pun tidak ada yang kebal hukum. Namun ia mengingatkan, kasus individu jangan sampai dibawa ke ranah DPR sebagai institusi.

"Institusi DPR jangan dirusak hanya karena ini," ujar Fahri. Menurutnya, orang yang tersandung kasus hukum terjadi di mana-mana, tidak hanya di DPR. "Kita tidak pernah tahu siapa saja di antara kita yang betul-betul suci atau tidak," kata Fachri. Ia menambahkan, hal terpenting yang perlu dilakukan saat ini adalah menjaga independensi seluruh lembaga hukum.

Sumber : http://politik.vivanews.com/news/read/104987-fahri_hamzah__kasus_dimyati_tak_terkait_dpr


Anis Matta & Pramono Ikut Usul Angket Century

Dua Wakil Ketua DPR itu ikut meneken usul angket selaku anggota DPR.

Arfi Bambani Amri, Suryanta Bakti Susila
Pramono Anung (Antara/ Prasetyo Utomo)
VIVAnews - Dua Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Anis Matta dan Pramono Anung, turut membubuhkan tanda tangan di draf usul angket Bank Century. Pembubuhan tanda tangan dilakukan sebelum usul itu resmi diserahkan ke pimpinan DPR.

Pukul 15.00 ini, Kamis 12 November 2009, puluhan inisiator angket sudah berkumpul di ruangan pimpinan DPR di gedung Nusantara III, Senayan. Dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, tampak Gayus Lumbuun, Puan Maharani dan Tjahjo Kumolo. Dari Golkar, muncul Chairuman Harahap; dari Partai Keadilan Sejahtera ada Miftahun dan dari Partai Hati Nurani Rakyat muncul semua anggotanya.

Mereka pun berbondong-bondong masuk ruang rapat pimpinan. Namun rupanya baru Pramono Anung yang sudah menunggu di dalam.

Selang lima menit, masuk Anis Matta. "Tenang, PKS sudah masuk. PKS ini yang janjinya membara," ujar Pram yang kemudian disambut tepuk tangan hadirin. Anis Matta adalah juga Sekretaris Jenderal PKS.

Anis kemudian melihat draf usulan dan ikut membubuhkan tanda tangan selaku anggota DPR. Kemudian Pram menyusul.

Dan sampai pukul 15.30 ini, mereka masih menunggu Ketua DPR Marzuki Alie. Marzuki sendiri masih rapat di Badan Urusan Rumah Tangga DPR. Sementara dua wakil ketua DPR lainnya, Marwoto Mitrohardjono dan Priyo Budi Santoso tak terlihat di ruangan.

Sumber : http://politik.vivanews.com/news/read/105091-anis___pramono_ikut_teken_usul_angket_century


FPKS: Hak Angket, Biasa Aja Kan?

R Ferdian Andi R
Machfud Siddiq
(inilah.com /Agus Priatna)


INILAH.COM, Jakarta - Masuknya Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) ke dalam dukungan hak angket kasus Bank Century, sempat dipertanyakan. Seserius apa partai pendukung Presiden SBY itu mendorong gerakan politik di DPR.


Machfud Siddiq, Ketua Fraksi PKS di DPR mengatakan bahwa sejauh ini pihaknya masih dalam tahap berkomunikasi dengan fraksi lain.


''Fraksi-fraksi partai koalisi sama sikapnya dengan Fraksi Partai Demokrat. Yakni, menunggu hasil audit BPK. Kalau ada anggotanya yg ikut usul, itu urusan internal masing-masing fraksi,'' katanya.


Sebagai bagian dari koalisi pendukung pemerintahan SBY-Boediono, FPKS akan sama dengan sikap Fraksi Partai Demokrat.


''Sebagai anggota koalisi, kita akan sejalan dengan kebijakan Fraksi Partai Demokrat. Yaitu menunggu hasil audit BPK. Sehingga, perkaranya menjadi terang benderang,'' katanya.

''Lagi pula, usulan hak angket itu, kami melihatnya biasa saja. Itu adalah hak anggota dewan yang lazim. Tidak perlu dikhawatirkan,'' tegasnya lagi.

Meski begitu, Machfud hanya menilai bahwa usulan angket jelas terburu-buru dan belum ada dasarnya. ''Bukankah audit belum selesai? Tendensi politiknya lebih menonjol,'' katanya lagi.

Yang jelas, FPKS akan konsisten dengan penegakan hukum dan mengarahkan masalah hukum melalui jalur hukum. ''Bukan dengan jalur non hukum. Kami tidak setuju dengan politisasi,'' kata lagi.[*/ims]

Sumber : http://www.inilah.com/berita/politik/2009/11/12/180021/fpks-hak-angket-biasa-aja-kan/

Fahri Hamzah: Dimyati Korupsi Tak Terkait DPR

Vina Nurul Iklima
Fahri Hamzah
(inilah.com /Dokumen)


INILAH.COM, Jakarta - Komisi III tak ingin kasus korupsi Achmad Dimyati Natakusuma dikaitkan dengan citra lembaga DPR.


"Itu kan kasus dia sebagai Bupati, dan kasusnya sudah lama," kata Wakil Ketua Komisi III FPKS Fahri Hamzah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/11).


Fahri tak setuju bila kasus Dimyati dianggap memperburuk citra lembaga DPR, khususnya Komisi III yang berperan dalam penegakan hukum.


"Kita kan tidak tahu siapa diantara kita betul-betul suci dan siapa yang tidak suci. Jadi, kasus ini dianggap biasa saja. Yang penting kita pantau lembaga ini," imbuh Wasekjen PKS ini.


Lagi pula, ada azas praduga tak bersalah, bahwa tidak berhak menjustifikasi seseorang bersalah sampai ada putusan pengadilan diputuskan. Tuntutan jaksa hanya 60 persen dikatakan benar.

"Tuntutan jaksa di seluruh dunia ini maksimum 60 persen saja. Sisanya 40 persen untuk seseorang melakukan pembelaan di ruang sidang," ungkap Fahri.

Sebab, ujar Fahri, jaksa hanya menuntut dan pengadilan yang memutuskan. Maka sebaiknya semua pihak menunggu proses hukum terhadap perkara Dimyati.

"Kejadian ini menunjukkan dugaan kita bahwa seolah-olah DPR ini mengintervensi karena sakit hati kepada lembaga hukum tidak ada," ungkapnya. [vin/bar]

Sumber : http://www.inilah.com/berita/politik/2009/11/12/179805/fahri-hamzah-dimyati-korupsi-tak-terkait-dpr/


Anis Matta: PKS 100 Persen Dukung Angket Century

Elvan Dany Sutrisno - detikNews


Jakarta - Sekjen PKS Anis Matta mengungkapkan sikap partainya yang sepakat mendukung usul hak angket skandal Bank Century. Tanda tangan terus digalang untuk mewujudkan keinginan rakyat mengembalikan uang negara Rp 6.7 Triliun itu.

"Kami 100 persen mendukung Angket Century," kata Anis Matta, usai penyerahan usulan penggunaan hak angket di lantai 3 Gedung Nusantara III DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/11/2009).
Menurut Anis, meskipun saat ini baru terkumpul 8 tanda tangan, namun dukungannya akan bertambah. Anis sendiri baru menandatangani sesaat sebelum penyerahan usulan bersama bersama sekjen PDI Perjuangan Pramono Anung. "Baru 8 memang, tapi besok menyusul semua," beber wakil ketua DPR ini.

Keputusan PKS mendukung usul hak anget didasarkan padahasil keputusan rapat internal FPKS. "Rapat pimpinan partai sepakat karena dipandang perlu," tandasnya.

Sumber : http://www.detiknews.com/read/2009/11/12/175105/1240760/10/anis-matta-pks-100-persen-dukung-angket-century

Sabtu, 07 November 2009

Anggota FPKS Persoalkan Klarifikasi Kapolri Soal Pencekalan Putronefo

Laurencius Simanjuntak - detikNews


Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri tiba-tiba mengklarifikasi terkait pencekalan Dirut PT Masaro Radiokom Putronefo A Prayugo. Anggota FPKS Nasir Jamil ternyata jeli dan melihat keanehan itu dan mempertanyakan kepada Kapolri tentang klarifikasi itu.

"Di akhir penjelasan tadi, mengapa Kapolri tiba-tiba mengklarifikai terkait pencekalan Putronefo. Padahal, di awal penjelasan tadi, Kapolri mempersoalkan pencekalan Putronefo yang tersusun dalam rangkaian argumentasi," kata Nasir Jamil dalam rapat kerja (Raker) antara Komisi III DPR dengan Kapolri di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (5/11/2009) pukul 23.30 WIB.
Nasir meminta penjelasan mengapa Kapolri sampai mengeluarkan klarifikasi di akhir penjelasan. Padahal, menurut Nasir, informasi yang didapatkan dirinya, KPK telah meminta pelarangan ke luar negeri untuk Anggoro Widjojo dan Putronefo per 22 Agustus 2008. Selain dua nama itu, KPK juga telah mencekal dua nama lain, yaitu Anggono Widjojo dan David Angkawijaya pada tanggal yang sama.

"Yang saya tahu, dalam surat KPK ke Imigrasi, ada empat pimpinan Masaro yang dicekal. Yaitu Anggoro (komisaris), Putronevo (Dirut), Anggono Widjojo (preskom), dan David Angkawijaya (direktur keuangan). Apakah polisi tidak mendapatkan surat ini," kata Nasir.

Sebelumnya Kapolri mempersoalkan pencekalan Putronefo yang baru dilakukan pada September 2009. Padahal, Putronefo adalah dirut. Sedangkan Anggoro yang hanya sebagai komisaris telah dicekal sejak Agustus 2008. Namun, argumen Kapolri ini berubah setelah mengklarifikasi pencekalan Putronefo.

Sumber : http://www.detiknews.com/read/2009/11/06/000202/1236242/10/anggota-fpks-persoalkan-klarifikasi-kapolri-soal-pencekalan-putronefo


Kamis, 29 Oktober 2009

FPKS Tak Ngiler 500 M Untuk Bungkam Angket Century

Raden Trimutia Hatta
Fachri Hamzah
(inilah.com /Raya Abdullah)


INILAH.COM, Jakarta - Angket Century terancam ditolak, karena ada dana Rp 500 miliar yang akan digelontorkan untuk menyuap para anggota dewan. Namun, PKS akan menolaknya dan tetap mendukung angket.


"Yang bisa PKS jamin, kita tidak akan membiarkan ini lewat, apapun caranya kejahatan ini harus diusut sampai lobang tikus," ujar Wakil ketua komisi III Fachri Hamzah kepada INILAH.COM, Jakarta, Kamis (29/10).


Wakil Sekjen DPP PS ini mengatakan, kasus Century merupakan kejahatan yang luar biasa setelah kasusu BLBI. bahkan, kasus Century ini dianggapnya lebih parah dari kasus BLBI.


"Kita akan mempertanyakan banyak hal soal pengawasan BI. Jangan dihubungkan dengan koalisi, semua yang kita ini lakukan untuk kebenaran," ungkapnya.

Sebelumnya, anggota Komisi III dari Fraksi Golkar, Bambang Soesatyo mengungkapkan, isu soal adanya upaya pihak tertentu yang akan menggagalkan angket itu tengah menguat di DPR. Pihak itu akan menyuap para anggota dewan terhormat untuk tidak menyetujui penggunaan hak angket.

"Pihak-pihak itu kini sedang bermain (suap). Mereka kini tengah menggiring agar kasus Century itu tidak masuk ke ranah hukum di Komisi III," cetusnya. [mut]

Sumber : http://www.inilah.com/berita/politik/2009/10/29/174128/fpks-tak-ngiler-500-m-untuk-bungkam-angket-century/